. Siti Yafiany

... The Most Interesting Things

Bagi orang-orang yang ingin belajar bermain musik, sangat disarankan untuk mempelajari bagaimana membaca partitur, khususnya bagi yang ingin belajar bermain piano. Hal ini penting, karena musisi yang pandai membaca partitur akan lebih mudah untuk mempelajari lagu yang akan ia mainkan.

Partitur sendiri adalah notasi musik yang ada pada paranada. Notasi musik tersebut bisa berupa not balok maupun not angka, tetapi bagi pemain musik, penting untuk mempelajari notasi balok karena keterbatasan notasi angka yang tidak dapat menginterpretasikan seluruh keterangan mengenai tempo, dinamika, interval nada, tinggi nada, dan lain-lain yang terpaparkan jelas pada partitur dengan notasi musik not balok.



Gambar partitur - sumber: http://upload.wikimedia.org/
Pada partitur ini, digunakan sistem paranada bergaris lima. Not-not ditempatkan pada sistem paranada tersebut, beserta tempo, ketukan, dinamika, dan instrumentasi yang digunakan. Not-not melambangkan nada-nada yang terdapat pada instrumen, semakin tinggi letak not-not tersebut pada partitur, maka semakin tinggi pula nadanya. Interval dua not yang dipisahkan oleh satu garis paranada disebut sebagai interval terts sedangkan interval antara not pada spasi dengan not pada garis disebut sebagai interval sekunde. 

Interval atau jarak pada paranada hanya menggambarkan posisi nada dan tidak menggambarkan interval nada sesungguhnya. Dalam satu oktaf, pada paranada dengan kunci G, nada dimulai dari do-re-mi-fa-sol-la-si-du, dengan jarak interval 1-1-1/2-1-1-1/2. Artinya, nada dari do ke re misalnya, terdapat satu jarak nada, berbeda dengan mi ke fa misalnya, hanya terdapat setengah jarak nada. Jika Anda hendak men-transpose tangga nada Anda misalnya dari C=D, maka jarak interval ini harus tetap sama yakni 1-1-1/2-1-1-1/2, sehingga tangga nadanya menjadi re-mi-fis-sol-la-si-ces-re. Sedangkan untuk paranada atau partitur dengan kunci F, jarak interval nadanya adalah 1-1/2-1-1-1/2-1, dimulai dari la-si-do-re-mi-fa-sol-la.

Pada partitur, not juga digambarkan dengan bentuk dan warna yang berbeda. Untuk not yang hanya memiliki satu garis vertikal ke atas maupun ke bawah (ke atas berarti nada rendah dan ke bawah berarti nada tinggi) dengan warna hitam pada not balok tersebut, maka not tersebut memiliki satu ketukan. Sedangkan untuk not yang memiliki satu topi, berarti memiliki setengah ketukan, dan not yang memiliki dua topi, berarti memiliki seperempat ketukan. Selain itu, terdapat pula not yang berwarna putih dengan garis vertikal ke atas maupun ke bawah. Not ini memiliki dua ketukan. Sedangkan not yang berwarna putih tanpa garis vertikal, berarti memiliki empat ketukan. 

Sebelum sebuah lagu dimulai, biasanya disebutkan mengenai tempo lagu. Ada beberapa tempo lagu yang umum, yakni largo : lamban, tempo di marcia : lincah, alegro : cepat. Pada awal partitur juga biasa dituliskan 4/4, 3/4, 2/8, 6/8, ataupun C, yang menunjukkan berapa ketukan setiap kalimat lagu. Pada partitur terdapat pula tanda crescendo (<) dan decrescendo (>) yang masing-masing berarti, semakin lama semakin cepat dan sebaliknya. Selain itu, terdapat pula tanda titik pada di atas atau bawah not yang biasanya disebut tanda stacato, yang berarti nada tersebut dimainkan secara terputus-putus. 

Sedangkan untuk tanda berhenti, sama pula dengan not balok yang memiliki beberapa ketukan. Ketukan tersebut menunjukkan berapa lama pemain musik harus menghentikan permainannya, atau berapa lama seharusnya jeda dilakukan. Tanda berhenti ada yang memiliki 1/4 ketukan, 1/2 ketukan, 1 ketukan, 2 ketukan, dan juga 4 ketukan. Lalu lagu biasanya diakhiri dengan dua garis tebal pada partitur. 

Untuk lagu-lagu tertentu, biasanya dilakukan pengulangan atau repitisi. Untuk kasus ini, agar lebih praktis, maka lagu tersebut tidak dituliskan kembali, tetapi hanya dengan memberi tanda garis di atas partitur dan diberi angka 1 dan 2. Angka satu berarti bagian tersebut dimainkan terlebih dahulu kemudian setelah dilakukan pengulangan maka, bagian yang diberi angka satu tidak dimainkan lagi dan langsung memainkan nada pada bagian dua.


Sekian informasi yang dapat saya berikan mengenai partitur. Sebaiknya bagi pemula, lebih baik untuk mengenal nada pada instrumen Anda terlebih dahulu.

3 Responses so far.

  1. great information, thank you
    God bless you

  2. terima kasih ilmu nya. sangat membantu..

  3. terima kasih ilmu nya. sangat membantu..

Post a Comment